Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
21106 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11074

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11074
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

TERSEDIA
21107 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11075

PENERAPAN SISTEM HACCP PADA INDUSTRI PANGAN

Pengarang:   PUTRA I NENGAH KENCANA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-02-7962-1
Nomor Panggil:   TT-11075
Kode Klasifikasi:   664 PUT P
Format:   XII + 109 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 69 600 LD 5
Ringkasan Buku :

Sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah sistem manajemen keamanan pangan yang bersifat preventif. Fokusnya bukan sekadar memeriksa produk jadi, tetapi mencegah bahaya sejak dari bahan baku hingga distribusi.

TERSEDIA
21108 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11505

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11505
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

KHUSUS DIBACA
21109 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11506

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11506
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21110 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11507

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11507
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21111 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11508

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11508
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21112 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11509

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11509
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21113 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11510

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11510
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

KHUSUS DIBACA
21114 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11511

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11511
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21115 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11512

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11512
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21116 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11513

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11513
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21117 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11514

PENERAPAN SKRINING GIZI DI RUMAH SAKIT

Pengarang:   SUSETYOWATI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978 979 420 906 6
Nomor Panggil:   TT-11514
Kode Klasifikasi:   612.3 SUS P
Format:   X + 122 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 48 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penerapan skrining gizi di rumah sakit adalah suatu proses yang penting untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya. Berikut adalah ringkasan tentang penerapan skrining gizi di rumah sakit:

- *Tujuan*: Mengidentifikasi pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya, sehingga dapat dilakukan intervensi gizi yang tepat untuk meningkatkan outcome pasien.
- *Proses Skrining*: Proses skrining gizi melibatkan pengumpulan data tentang status gizi pasien, seperti:
- Riwayat gizi dan diet
- Berat badan dan tinggi badan
- Indeks massa tubuh (IMT)
- Kondisi medis dan obat-obatan
- *Alat Skrining*: Beberapa alat skrining gizi yang umum digunakan di rumah sakit adalah:
- Malnutrition Universal Screening Tool (MUST)
- Nutritional Risk Screening (NRS-2002)
- Mini Nutritional Assessment (MNA)
- *Kriteria Skrining*: Kriteria skrining gizi dapat berbeda-beda tergantung pada alat skrining yang digunakan, namun umumnya meliputi:
- Berat badan yang rendah atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan
- Asupan gizi yang tidak adekuat
- Kondisi medis yang mempengaruhi status gizi
- *Tindakan Setelah Skrining*: Setelah skrining gizi, pasien yang berisiko malnutrisi atau memiliki masalah gizi lainnya dapat dirujuk ke ahli gizi untuk dilakukan asesmen gizi yang lebih lanjut dan intervensi gizi yang tepat.

Dengan demikian, penerapan skrining gizi di rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengurangi risiko komplikasi yang terkait dengan malnutrisi.

TERSEDIA
21118 image

NOMOR PANGGIL:

KU-0451

PENERBITAN DAN PENGEMBANGAN BUKU PELAJARAN DI INDONESIA

Pengarang:   PAEMBONAN TAYA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-462-105-6
Nomor Panggil:   KU-0451
Kode Klasifikasi:   070.5 PAE P
Format:   VIII + 160 hlm; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 2 000 LD 3
Ringkasan Buku :

BUku ini berisikan pemikiran atau pendapat dalam upaya pengembangan buku pelajaran di indonesia. pada hakikatnya isi buku ini merupakan rangkuman makalah dan pidato di berbagai kesempatan.

TERSEDIA
21119 image

NOMOR PANGGIL:

KU-0452

PENERBITAN DAN PENGEMBANGAN BUKU PELAJARAN DI INDONESIA

Pengarang:   PAEMBONAN TAYA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-462-105-6
Nomor Panggil:   KU-0452
Kode Klasifikasi:   070.5 PAE P
Format:   VIII + 160 hlm; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 2 000 LD 3
Ringkasan Buku :

BUku ini berisikan pemikiran atau pendapat dalam upaya pengembangan buku pelajaran di indonesia. pada hakikatnya isi buku ini merupakan rangkuman makalah dan pidato di berbagai kesempatan.

KHUSUS DIBACA
21120 image

NOMOR PANGGIL:

KU-0453

PENERBITAN DAN PENGEMBANGAN BUKU PELAJARAN DI INDONESIA

Pengarang:   PAEMBONAN TAYA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-462-105-6
Nomor Panggil:   KU-0453
Kode Klasifikasi:   070.5 PAE P
Format:   VIII + 160 hlm; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 2 000 LD 3
Ringkasan Buku :

BUku ini berisikan pemikiran atau pendapat dalam upaya pengembangan buku pelajaran di indonesia. pada hakikatnya isi buku ini merupakan rangkuman makalah dan pidato di berbagai kesempatan.

KHUSUS DIBACA
    Jumlah Record: 30870