Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
28651 image

NOMOR PANGGIL:

IS-13474

TAKING SIDES CLASHING VIEWS ON EDCATIONAL ISSUES

Pengarang:   JARNES,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-0-07-339717-7
Nomor Panggil:   IS-13474
Kode Klasifikasi:   370.973 NOL T
Format:   xxiv + 456 hlm ; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 23 300 LB 5
Ringkasan Buku :

Buku "Taking Sides: Clashing Views on Educational Issues" merupakan kumpulan esai bergaya debat yang dirancang untuk merangsang pemikiran kritis mahasiswa terhadap berbagai isu kontroversial dalam dunia pendidikan. Rangkuman Isi Buku ini menyajikan berbagai topik pendidikan melalui format "Ya" dan "Tidak" untuk setiap isu yang dibahas. Fokus utamanya meliputi: Isu Teoritis Dasar: Mempertanyakan apakah pendidikan harus didasarkan pada pengalaman sosial, apakah kurikulum harus distandarisasi, serta peran behaviorisme dan konstruktivisme dalam praktik mengajar.

TERSEDIA
28652 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1609

TAKING SIDES(ENVIRONMENTAL ISSUES)

Pengarang:   GOLDRAFB .D THEODORE,   EASTON .A THOMAS,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   0-07-285531-2
Nomor Panggil:   AM-1609
Kode Klasifikasi:   574.5 EAS T
Format:   XXIII + 404hal; 24cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 32 500 LB 5
Ringkasan Buku :

Taking Sides volumes present current controversial issues in a debate-style format designed to stimulate student interest and develop critical thinking skills. Each issue is thoughtfully framed with Learning Outcomes, an Issue Summary, an Introduction, and an Exploring the Issue section featuring Critical Thinking and Reflection, Is There Common Ground?, and Additional Resources. Taking Sides readers also offer a Topic Guide and an annotated listing of Internet References for further consideration of the issues. An online Instructor’s Resource Guide with testing material is available for each volume. Using Taking Sides in the Classroom is also an excellent instructor resource. Visit www.mhhe.com/takingsides for more details.

KHUSUS DIBACA
28653 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1610

TAKING SIDES(ENVIRONMENTAL ISSUES)

Pengarang:   GOLDRAFB .D THEODORE,   EASTON .A THOMAS,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   0-07-285531-2
Nomor Panggil:   AM-1610
Kode Klasifikasi:   574.5 EAS T
Format:   XXIII + 404hal; 24cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 32 500 LB 5
Ringkasan Buku :

Taking Sides volumes present current controversial issues in a debate-style format designed to stimulate student interest and develop critical thinking skills. Each issue is thoughtfully framed with Learning Outcomes, an Issue Summary, an Introduction, and an Exploring the Issue section featuring Critical Thinking and Reflection, Is There Common Ground?, and Additional Resources. Taking Sides readers also offer a Topic Guide and an annotated listing of Internet References for further consideration of the issues. An online Instructor’s Resource Guide with testing material is available for each volume. Using Taking Sides in the Classroom is also an excellent instructor resource. Visit www.mhhe.com/takingsides for more details.

TERSEDIA
28654 image

NOMOR PANGGIL:

AM-1611

TAKING SIDES(ENVIRONMENTAL ISSUES)

Pengarang:   GOLDRAFB .D THEODORE,   EASTON .A THOMAS,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   0-07-285531-2
Nomor Panggil:   AM-1611
Kode Klasifikasi:   574.5 EAS T
Format:   XXIII + 404hal; 24cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 32 500 LB 5
Ringkasan Buku :

Taking Sides volumes present current controversial issues in a debate-style format designed to stimulate student interest and develop critical thinking skills. Each issue is thoughtfully framed with Learning Outcomes, an Issue Summary, an Introduction, and an Exploring the Issue section featuring Critical Thinking and Reflection, Is There Common Ground?, and Additional Resources. Taking Sides readers also offer a Topic Guide and an annotated listing of Internet References for further consideration of the issues. An online Instructor’s Resource Guide with testing material is available for each volume. Using Taking Sides in the Classroom is also an excellent instructor resource. Visit www.mhhe.com/takingsides for more details.

TERSEDIA
28655 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5163

TAKING SIDES(ENVIRONMENTAL ISSUES)

Pengarang:   GOLDRAFB .D THEODORE,   EASTON .A THOMAS,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   0-07-285531-2
Nomor Panggil:   AM-5163
Kode Klasifikasi:   574.5 EAS T
Format:   XXIII + 404hal; 24cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 32 500 LB 5
Ringkasan Buku :

Taking Sides volumes present current controversial issues in a debate-style format designed to stimulate student interest and develop critical thinking skills. Each issue is thoughtfully framed with Learning Outcomes, an Issue Summary, an Introduction, and an Exploring the Issue section featuring Critical Thinking and Reflection, Is There Common Ground?, and Additional Resources. Taking Sides readers also offer a Topic Guide and an annotated listing of Internet References for further consideration of the issues. An online Instructor’s Resource Guide with testing material is available for each volume. Using Taking Sides in the Classroom is also an excellent instructor resource. Visit www.mhhe.com/takingsides for more details.

TERSEDIA
28656 image

NOMOR PANGGIL:

IS-10423

TAKING SIDES: Clashing Views In Early Childood Education

Pengarang:   PACIOREK MENKE KAREN,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-0-07-351530-4
Nomor Panggil:   IS-10423
Kode Klasifikasi:   371. 21 MAI T
Format:   XX + 290 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 30 300 LD 3
Ringkasan Buku :

The book Taking Sides: Clashing Views in Early Childhood Education by Karen Menke Paciorek presents a compilation of opposing perspectives on key and controversial issues in the field of early childhood education. Each chapter explores a specific topic—such as standardized testing, the role of play in learning, inclusion of children with special needs, family involvement, and multicultural education—by offering arguments from both sides of the debate. Through these conflicting viewpoints, the book encourages critical thinking and informed decision-making among educators, students, and policymakers. It underscores the complexity of educational practices and policies by highlighting how different values, research interpretations, and cultural contexts shape the discourse on what is best for young children's development and learning.

KHUSUS DIBACA
28657 image

NOMOR PANGGIL:

BS-2042

TAKLUKKAN TOEFL DENGAN MUDAH

Pengarang:   WANDINI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-7465-03-4
Nomor Panggil:   BS-2042
Kode Klasifikasi:   428.24 WAN T
Format:   xii + 88 hlm ; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 36 400 LD 2
Ringkasan Buku :

Mengerjakan TOEFL dengan mudah dapat dilakukan dengan memahami pola soal, bukan sekadar menghafal kosakata. Kuncinya adalah fokus pada kata kunci di listening, mencari pola subject-verb di structure, serta melakukan skimming/scanning untuk reading. Konsisten latihan, manajemen waktu, dan mempelajari teknik eliminasi jawaban adalah cara tercepat meningkatkan skor

KHUSUS DIBACA
28658 image

NOMOR PANGGIL:

AM-2152

TAKSONOMI TUMBUHAN

Pengarang:   SCHIZOPHYTA, THALLOPHYTA, BRYOPHYTA, PTERDOPHYTA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-145-4
Nomor Panggil:   AM-2152
Kode Klasifikasi:   581. TJI T
Format:   XIV + 267 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 41 500 LD 4
Ringkasan Buku :

Ringkasan Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta
1. Schizophyta (Tumbuhan Belah)
Merupakan divisi tumbuhan paling primitif dan paling tua secara evolusi.
Tubuh terdiri dari satu sel (uniseluler), berkembang biak dengan membelah diri.
Protoplasma belum terdiferensiasi jelas, inti sel dan plastida belum tampak nyata.
Terbagi menjadi dua kelas utama:
Bakteri (Schizomycetes): Organisme prokariotik, tidak memiliki membran inti, berkembang biak dengan membelah, ada yang menguntungkan dan merugikan.
Ganggang Biru (Cyanophyceae): Mikroorganisme mirip bakteri, berwarna biru kehijauan, hidup di air, tanah lembab, atau permukaan basah, juga berkembang biak dengan membelah dan membentuk koloni.

2. Thallophyta (Tumbuhan Talus)
Tumbuhan tingkat rendah yang tubuhnya berupa talus (tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati).
Umumnya berupa ganggang (alga) yang hidup di air atau tempat lembab.
Reproduksi biasanya dengan spora.
Merupakan kelompok tumbuhan yang lebih maju dari Schizophyta, tetapi masih sederhana secara struktur.

3. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Tumbuhan darat tingkat rendah yang belum memiliki pembuluh angkut sejati.
Memiliki struktur seperti akar, batang, dan daun, namun masih sederhana.
Hidup di tempat lembab dan berkembang biak dengan spora.
Mewakili tahap evolusi lebih tinggi dibandingkan Thallophyta.

4. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
Tumbuhan tingkat tinggi yang sudah memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem).
Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Berkembang biak dengan spora, tidak dengan biji.
Meliputi berbagai jenis pakis dan tumbuhan paku lainnya, menunjukkan tingkat evolusi yang lebih tinggi dari Bryophyta.

KHUSUS DIBACA
28659 image

NOMOR PANGGIL:

AM-2153

TAKSONOMI TUMBUHAN

Pengarang:   SCHIZOPHYTA, THALLOPHYTA, BRYOPHYTA, PTERDOPHYTA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-145-4
Nomor Panggil:   AM-2153
Kode Klasifikasi:   581. TJI T
Format:   XIV + 267 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 41 500 LD 4
Ringkasan Buku :

Ringkasan Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta
1. Schizophyta (Tumbuhan Belah)
Merupakan divisi tumbuhan paling primitif dan paling tua secara evolusi.
Tubuh terdiri dari satu sel (uniseluler), berkembang biak dengan membelah diri.
Protoplasma belum terdiferensiasi jelas, inti sel dan plastida belum tampak nyata.
Terbagi menjadi dua kelas utama:
Bakteri (Schizomycetes): Organisme prokariotik, tidak memiliki membran inti, berkembang biak dengan membelah, ada yang menguntungkan dan merugikan.
Ganggang Biru (Cyanophyceae): Mikroorganisme mirip bakteri, berwarna biru kehijauan, hidup di air, tanah lembab, atau permukaan basah, juga berkembang biak dengan membelah dan membentuk koloni.

2. Thallophyta (Tumbuhan Talus)
Tumbuhan tingkat rendah yang tubuhnya berupa talus (tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati).
Umumnya berupa ganggang (alga) yang hidup di air atau tempat lembab.
Reproduksi biasanya dengan spora.
Merupakan kelompok tumbuhan yang lebih maju dari Schizophyta, tetapi masih sederhana secara struktur.

3. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Tumbuhan darat tingkat rendah yang belum memiliki pembuluh angkut sejati.
Memiliki struktur seperti akar, batang, dan daun, namun masih sederhana.
Hidup di tempat lembab dan berkembang biak dengan spora.
Mewakili tahap evolusi lebih tinggi dibandingkan Thallophyta.

4. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
Tumbuhan tingkat tinggi yang sudah memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem).
Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Berkembang biak dengan spora, tidak dengan biji.
Meliputi berbagai jenis pakis dan tumbuhan paku lainnya, menunjukkan tingkat evolusi yang lebih tinggi dari Bryophyta.

TERSEDIA
28660 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5602

TAKSONOMI TUMBUHAN

Pengarang:   SCHIZOPHYTA, THALLOPHYTA, BRYOPHYTA, PTERDOPHYTA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-145-4
Nomor Panggil:   AM-5602
Kode Klasifikasi:   581. TJI T
Format:   XIV + 267 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 41 500 LD 4
Ringkasan Buku :

Ringkasan Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta
1. Schizophyta (Tumbuhan Belah)
Merupakan divisi tumbuhan paling primitif dan paling tua secara evolusi.
Tubuh terdiri dari satu sel (uniseluler), berkembang biak dengan membelah diri.
Protoplasma belum terdiferensiasi jelas, inti sel dan plastida belum tampak nyata.
Terbagi menjadi dua kelas utama:
Bakteri (Schizomycetes): Organisme prokariotik, tidak memiliki membran inti, berkembang biak dengan membelah, ada yang menguntungkan dan merugikan.
Ganggang Biru (Cyanophyceae): Mikroorganisme mirip bakteri, berwarna biru kehijauan, hidup di air, tanah lembab, atau permukaan basah, juga berkembang biak dengan membelah dan membentuk koloni.

2. Thallophyta (Tumbuhan Talus)
Tumbuhan tingkat rendah yang tubuhnya berupa talus (tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati).
Umumnya berupa ganggang (alga) yang hidup di air atau tempat lembab.
Reproduksi biasanya dengan spora.
Merupakan kelompok tumbuhan yang lebih maju dari Schizophyta, tetapi masih sederhana secara struktur.

3. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Tumbuhan darat tingkat rendah yang belum memiliki pembuluh angkut sejati.
Memiliki struktur seperti akar, batang, dan daun, namun masih sederhana.
Hidup di tempat lembab dan berkembang biak dengan spora.
Mewakili tahap evolusi lebih tinggi dibandingkan Thallophyta.

4. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
Tumbuhan tingkat tinggi yang sudah memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem).
Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Berkembang biak dengan spora, tidak dengan biji.
Meliputi berbagai jenis pakis dan tumbuhan paku lainnya, menunjukkan tingkat evolusi yang lebih tinggi dari Bryophyta.

TERSEDIA
28661 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5603

TAKSONOMI TUMBUHAN

Pengarang:   SCHIZOPHYTA, THALLOPHYTA, BRYOPHYTA, PTERDOPHYTA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-145-4
Nomor Panggil:   AM-5603
Kode Klasifikasi:   581. TJI T
Format:   XIV + 267 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 41 500 LD 4
Ringkasan Buku :

Ringkasan Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta
1. Schizophyta (Tumbuhan Belah)
Merupakan divisi tumbuhan paling primitif dan paling tua secara evolusi.
Tubuh terdiri dari satu sel (uniseluler), berkembang biak dengan membelah diri.
Protoplasma belum terdiferensiasi jelas, inti sel dan plastida belum tampak nyata.
Terbagi menjadi dua kelas utama:
Bakteri (Schizomycetes): Organisme prokariotik, tidak memiliki membran inti, berkembang biak dengan membelah, ada yang menguntungkan dan merugikan.
Ganggang Biru (Cyanophyceae): Mikroorganisme mirip bakteri, berwarna biru kehijauan, hidup di air, tanah lembab, atau permukaan basah, juga berkembang biak dengan membelah dan membentuk koloni.

2. Thallophyta (Tumbuhan Talus)
Tumbuhan tingkat rendah yang tubuhnya berupa talus (tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati).
Umumnya berupa ganggang (alga) yang hidup di air atau tempat lembab.
Reproduksi biasanya dengan spora.
Merupakan kelompok tumbuhan yang lebih maju dari Schizophyta, tetapi masih sederhana secara struktur.

3. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Tumbuhan darat tingkat rendah yang belum memiliki pembuluh angkut sejati.
Memiliki struktur seperti akar, batang, dan daun, namun masih sederhana.
Hidup di tempat lembab dan berkembang biak dengan spora.
Mewakili tahap evolusi lebih tinggi dibandingkan Thallophyta.

4. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
Tumbuhan tingkat tinggi yang sudah memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem).
Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Berkembang biak dengan spora, tidak dengan biji.
Meliputi berbagai jenis pakis dan tumbuhan paku lainnya, menunjukkan tingkat evolusi yang lebih tinggi dari Bryophyta.

TERSEDIA
28662 image

NOMOR PANGGIL:

AM-5604

TAKSONOMI TUMBUHAN

Pengarang:   SCHIZOPHYTA, THALLOPHYTA, BRYOPHYTA, PTERDOPHYTA,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-623-359-145-4
Nomor Panggil:   AM-5604
Kode Klasifikasi:   581. TJI T
Format:   XIV + 267 hal; 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 41 500 LD 4
Ringkasan Buku :

Ringkasan Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta
1. Schizophyta (Tumbuhan Belah)
Merupakan divisi tumbuhan paling primitif dan paling tua secara evolusi.
Tubuh terdiri dari satu sel (uniseluler), berkembang biak dengan membelah diri.
Protoplasma belum terdiferensiasi jelas, inti sel dan plastida belum tampak nyata.
Terbagi menjadi dua kelas utama:
Bakteri (Schizomycetes): Organisme prokariotik, tidak memiliki membran inti, berkembang biak dengan membelah, ada yang menguntungkan dan merugikan.
Ganggang Biru (Cyanophyceae): Mikroorganisme mirip bakteri, berwarna biru kehijauan, hidup di air, tanah lembab, atau permukaan basah, juga berkembang biak dengan membelah dan membentuk koloni.

2. Thallophyta (Tumbuhan Talus)
Tumbuhan tingkat rendah yang tubuhnya berupa talus (tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati).
Umumnya berupa ganggang (alga) yang hidup di air atau tempat lembab.
Reproduksi biasanya dengan spora.
Merupakan kelompok tumbuhan yang lebih maju dari Schizophyta, tetapi masih sederhana secara struktur.

3. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)
Tumbuhan darat tingkat rendah yang belum memiliki pembuluh angkut sejati.
Memiliki struktur seperti akar, batang, dan daun, namun masih sederhana.
Hidup di tempat lembab dan berkembang biak dengan spora.
Mewakili tahap evolusi lebih tinggi dibandingkan Thallophyta.

4. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)
Tumbuhan tingkat tinggi yang sudah memiliki pembuluh angkut (xilem dan floem).
Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Berkembang biak dengan spora, tidak dengan biji.
Meliputi berbagai jenis pakis dan tumbuhan paku lainnya, menunjukkan tingkat evolusi yang lebih tinggi dari Bryophyta.

TERSEDIA
28663 image

NOMOR PANGGIL:

AM-2322

TAKSONOMI TUMBUHAN OBAT-OBATAN

Pengarang:   TJIROSOEPOMO GEMBONG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-300-9
Nomor Panggil:   AM-2322
Kode Klasifikasi:   581 TJI T
Format:   IX + 448 HAL ; 21 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 40 500 LD 1
Ringkasan Buku :

Ringkasan buku ini menyajikan klasifikasi ilmiah berbagai tumbuhan berkhasiat obat, dengan pendekatan sistematis berdasarkan taksonomi botani. Melalui pengelompokan ke dalam divisi, kelas, hingga famili,

KHUSUS DIBACA
28664 image

NOMOR PANGGIL:

AM-2323

TAKSONOMI TUMBUHAN OBAT-OBATAN

Pengarang:   TJIROSOEPOMO GEMBONG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-300-9
Nomor Panggil:   AM-2323
Kode Klasifikasi:   581 TJI T
Format:   IX + 448 HAL ; 21 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 40 500 LD 1
Ringkasan Buku :

Ringkasan buku ini menyajikan klasifikasi ilmiah berbagai tumbuhan berkhasiat obat, dengan pendekatan sistematis berdasarkan taksonomi botani. Melalui pengelompokan ke dalam divisi, kelas, hingga famili,

TERSEDIA
28665 image

NOMOR PANGGIL:

AM-2324

TAKSONOMI TUMBUHAN OBAT-OBATAN

Pengarang:   TJIROSOEPOMO GEMBONG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-979-420-300-9
Nomor Panggil:   AM-2324
Kode Klasifikasi:   581 TJI T
Format:   IX + 448 HAL ; 21 CM
Lokasi Rak Buku:   RAK 40 500 LD 1
Ringkasan Buku :

Ringkasan buku ini menyajikan klasifikasi ilmiah berbagai tumbuhan berkhasiat obat, dengan pendekatan sistematis berdasarkan taksonomi botani. Melalui pengelompokan ke dalam divisi, kelas, hingga famili,

TERSEDIA
    Jumlah Record: 30859